Pada perumahan tempat saya tinggal terdapat pasar
tradisional, dimana banyak pedagang yang menjual berbagai kebutuhan rumah
tangga sehari-hari. Pada umumnya dagangan mereka cukup laris dan dalam beberapa
jam saja omset mereka mencapai ratusan ribu rupiah.
Sebagian besar pedagang tersebut kenal dengan saya,
hal ini berawal saat mereka mencari dana pinjaman untuk menambah kekurangan
modal mereka. Kebetulan saat itu saya mempunyai uang dan mereka berjanji untuk
mengembalikan pinjaman tersebut dengan cara mencicil setiap hari dengan konsep
bagi hasil.
Akhirnya hal ini berkelanjutan dan menjadi bisnis
sampingan saya. Karena saat itu saya masih bekerja, maka untuk menjalankan
penagihan setiap hari saya rekrut satu orang. Hingga saat ini usaha tersebut
terus berjalan dan saya telah banyak mempunyai customer.
Usaha ini cukup pesat perkembangannya dan banyak
pelanggan baru berminat untuk meminjam uang kepada saya, tapi keuangan saya
tidak terlalu banyak, dan saat inipun banyak pelanggan lama saya sedang
menunggu giliran.
I. KEPEMILIKAN DAN Pengurus Usaha
Pemrakarsa
Dengan
latar belakang tersebut, saya merencanakan untuk mengembangkan usaha tersebut, Mengingat
dana saya tidak
mencukupi untuk mengembangkan usaha Kredit Uang Tunai Bagi Pedagang, maka saya
mengajak rekan-rekan yang mau bermitra dengan saya atau pihak bank untuk
meminjamkan dananya dalam rangka menutupi kekurangan dana investasi tersebut.
Kepemilikan Usaha
Usaha Kredit Uang Tunai Bagi Pedagang ini merupakan
usaha perorangan, dimana pengurus usaha adalah:
Pemilik : Chandra.
Pengurus : Eko P.
Dibantu dengan : 1 orang karyawan
Riwayat hidup pemilik. Saat ini saya masih bekerja
pada sebuah perusahaan swasta, sedangkan Kredit Uang Tunai Bagi Pedagang akan dikelola
oleh Eko P. Untuk lebih jelas tentang Curriculum
Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.
Modal Usaha
Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 51.599.000
(Lima puluh satu
juta lima ratus
sembilan puluh sembilan ribu rupiah) berupa dana kas & bank.
Surat-Surat Izin
Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki
dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam proposal ini adalah:
-
Surat Domisili
-
Surat Kawin
-
Kartu keluarga
-
Kartu tanda penduduk (KTP)
II. Pemasaran
Produk dan Segmentasi Pasar.
Usaha Kredit
Uang Tunai yang dimaksud disini
adalah meminjamkan uang kepada para pedagang dengan konsep bagi hasil dan
dibayar setiap hari. Ditagih oleh karyawan dari usaha kredit unag tunai. Jenis
Kredit Uang Tunai dibagi dalam 4 paket, Yaitu:
Item
|
Kredit
(Rp) |
Cicilan
(Rp/hari) |
Lama
Cicilan
|
Margin
(%) |
Paket-1
|
500.000
|
20.000
|
30 hari
|
20%
|
Paket-2
|
1.000.000
|
39.000
|
30 hari
|
17%
|
Paket-3
|
1.500.000
|
57.500
|
30 hari
|
15%
|
Paket-4
|
2.000.000
|
75.000
|
30 hari
|
12.5%
|
Sedangkan Segmentasi
Pasarnya adalah para pedagang yang mempunyai tempat usaha tetap (kontrak /
milik sendiri) dan melakukan usaha setiap hari dengan omset rata-rata sebesar 4
kali dari cicilan. Misalnya: Tukang bakso, soto mie, sayur, warung, dan
sebagainya.
Permintaan Produk
Saat ini kami mempunnyai pelanggan atau nasabah 20
orang dengan kredit yang kami berikan antara Rp 500.000 hingga Rp 2.000.000.
Total kredit yang sudah kami keluarkan + Rp 25.000.000.
Hingga saat ini kami mempunyai nasabah lama yang
sedang menunggu pinjaman kredit 12 orang dengan total kredit yang harus
dikeluarkan Rp 30.000.000, dan nasabah baru 15 orang dengan total kredit Rp
20.000.000. Diperkirakan nasabah kami akan terus bertambah karena saat ini kami
mencoba memperluas usaha tersebut.
Pesaing
Pada lokasi tersebut belum ada yang membuka usaha ini,
tapi saingan usaha saya adalah bank, mengingat proses mendapatkan kredit dari
bank sulit, maka bank bukan saingan yang berat.