Pada suatu hari saya piknik bersama keluarga kesuatu
daerah. Pada daerah tersebut saya menemukan warung bakso sapi, ikan , udang,
cumi, dan kepiting. Disana kita bisa memesan mie bakso sapi saja atau mie bakso
campur sesuai dengan selera kita. Warung bakso tersebut sangat ramai dikunjungi
oleh pelanggannya.
Akhirnya saya mampir dan memesan mie bakso campur
semuanya. Rasa kuah bakso tersebut biasa saja, tapi saya makan bakso sapi,
ikan, udang, cumi dan kepiting bergantian inilah membuat rasanya lezat.
Pada saat saya makan bakso tersebut, saya ingat dengan
warung bakso dikota saya, dimana rasa kuahnya lebih enak dari warung bakso ini.
Disinilah timbul inspirasi saya “bagaimana bakso-bakso warung ini menggunakan
kuah bakso warung dikota saya?”.
Pada saat saya pulang, saya membeli bakso campur
dengan kuah dipisah. Singkat kata akhirnya saya campurkan dan memang rasanya
menjadi luar biasa. Dan timbulah ide saya untuk membuka usaha warung bakso,
kebetulan kedua warung bakso tersebut mau menjual resep dan cara memasaknya
kepada saya.
I. KEPEMILIKAN DAN Pengurus Usaha
Pemrakarsa
Dengan latar belakang yang seperti diceritakan diatas,
maka saya merencanakan membangun usaha Mie-Bakso Sapi, Ikan, Udang, Cumi, &
Kepiting. Mengingat keterbatasan dana dalam membangun usaha tersebut, saya
bermaksud untuk meminjam dana untuk menutupi kekurangan dana investasi saya.
Kepemilikan Usaha
Usaha Mie-Bakso Sapi, Ikan, Udang, Cumi, &
Kepiting ini merupakan usaha perorangan, dimana pengurus usaha adalah:
Pemilik /
Pimpinan Usaha : Dedy Kurnia.
Karyawan : 4 orang
Riwayat hidup pemilik. Saat ini saya masih bekerja
pada sebuah perusahaan swasta, sedangkan yang mengurus usaha ini adalah istri saya.
Untuk lebih jelas tentang riwayat hidup atau Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.
Modal Usaha
Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 3.600.000
(Tiga juta enam ratus ribu rupiah).
Surat-Surat Izin
Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki
dan Photo Copinya dilampirkan dalam proposal ini adalah:
-
Surat izin Domisili
-
BPKP motor
-
Surat Kawin
-
Kartu keluarga
-
Kartu tanda penduduk (KTP)
II. Pemasaran
Produk
& Segmentasi
Warung Bakso ini adalah warung bakso yang menjual
bakso sapi, ikan, udang, cumi, dan kepiting. Pembeli dapat memesan mie-bakso
sapi saja atau campur sesuai dengan selera mereka.
Segmentasi pasar usaha ini adalah masyarakat yang
tinggal disekitar lokasi usaha atau yang lewat kedaerah ini.
Permintaan
Mei-bakso merupakan makanan tradisional dan hampir
semua orang menyukainya dan dapat dikatakan sebagai pengganti makanan pokok.
Omset rata-rata warung bakso disekitar lokasi usaha, berkisar Rp 150.000 – Rp
300.000 perhari.
Diperkirakan omset warung bakso campur yang akan
dibangun ini, menyerap omset tukang bakso yang ada, dan akan mengundang
pengunjung dari daerah lain, maka diperkirakan omset akan mencapai lebih dari
omset tukang bakso yang ada.
Pesaing
Pada lokasi ini belum ada yang membuka usaha mie-bakso
seperti ini, saingannya adalah tukang-tukang bakso biasa yang cukup banyak
didaerah tersebut. Diperkirakan mampu menyerap sebagian pelanggan mereka.
Peluang